Suarainhil.com, Kateman – Kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, patut mendapat apresiasi. Di tengah kondisi jalan lingkungan yang rusak dan belum tersentuh perbaikan pemerintah, warga Dusun Damai justru bergerak sendiri melakukan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer secara swadaya.
Perbaikan dilakukan di wilayah RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01 Dusun Damai serta RT 01 RW 02 Dusun Damai. Jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan sulit dilalui kini mulai kembali nyaman digunakan masyarakat setelah dilakukan penimbunan dan perbaikan secara bertahap.
Menariknya, seluruh kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran dana desa. Perbaikan jalan murni berasal dari hasil gotong royong masyarakat dan donasi sukarela yang dikumpulkan melalui media sosial maupun sumbangan langsung dari warga.
Ketua RT setempat, Muhammad Riduan atau yang akrab disapa Boby, mengatakan aksi sosial itu dimulai sejak sebelum bulan suci Ramadan. Dirinya membuka donasi melalui Facebook dan WhatsApp guna membantu biaya pembelian material untuk perbaikan jalan.
“Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung. Ada yang menyumbang lewat media sosial, ada juga dari warga sekitar dan uang kotak saat gotong royong berlangsung,” ujarnya saat ditemui awak media.
Menurut Boby, hingga saat ini jumlah dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp13.910.000. Dana tersebut digunakan secara bertahap untuk kebutuhan material dan perbaikan jalan di lingkungan Dusun Damai.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak memakai dana pemerintah desa.
“Ini bukan menggunakan anggaran dana desa. Semua murni dari donatur, masyarakat, dan uang sumbangan warga yang melintas saat gotong royong,” tegasnya.
Semangat kebersamaan warga dalam memperbaiki jalan mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga mengaku kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan dan sering menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan.
“Dulu kalau hujan susah lewat, becek dan berlubang. Sekarang sudah jauh lebih baik. Kami berterima kasih kepada Pak RT dan semua warga yang peduli,” ungkap warga tersebut.
Boby menambahkan, perbaikan jalan akan terus dilanjutkan ke wilayah RT lainnya yang masih mengalami kerusakan. Saat ini dirinya masih membuka sumbangan sukarela bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi membantu pembangunan jalan lingkungan.
Aksi swadaya masyarakat Desa Sungai Teritip ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat hidup di tengah masyarakat pedesaan. Dengan kebersamaan, persoalan lingkungan yang selama ini menjadi keluhan warga perlahan mulai teratasi.
(Sulaiman)




