Suarainhil.com, Kateman – Gerimis yang turun perlahan di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Sabtu (16/5/2026), tidak mampu menghentikan langkah anak-anak dan pegiat literasi untuk berkumpul dalam kegiatan Pekan Literasi 2 Tahun 2026. Dengan mengusung tema “Literasi Menuju Generasi Cerdas & Berbudaya”, kegiatan tersebut berlangsung hangat, sederhana, namun penuh semangat kebersamaan.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, anak-anak tetap memadati area lapak baca yang telah disiapkan panitia. Sebagian terlihat duduk sambil membaca buku bersama teman-temannya, sementara yang lain antusias menyaksikan penampilan dongeng oleh Ananda Ardan serta pembacaan puisi yang dibawakan Forum Anak Kecamatan Kateman. Suasana itu menjadi pemandangan tersendiri di wilayah pesisir Kecamatan Kateman, ketika semangat belajar tetap tumbuh meski diguyur gerimis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda Literasi Kecamatan Kateman Bunda Isnawati, SE, Sekretaris Desa Air Tawar Nopriady, Ketua Forum Anak Kecamatan Kateman Syalesa Arumi, pegiat literasi Binti Marfuah, S.S., M.Pd, pendiri Rumah Literasi Ibnu Sina Air Tawar Ade Barza, perwakilan MAPARSA IAI Ar Risalah Sulaiman, pegiat literasi dari Lapak Baca Silam Kelurahan Tagaraja Rizky Aidil Kurniawan, S.Pd dan Ivan Nofaren, S.Pd, serta komunitas Pejuang Subuh.

Ketua Panitia kegiatan, Siti Rahmawati, SH mengatakan Pekan Literasi hadir sebagai ruang belajar terbuka yang ingin mendekatkan anak-anak dengan budaya membaca di lingkungan masyarakat. Menurutnya, semangat peserta menjadi energi tersendiri bagi panitia untuk tetap menjalankan kegiatan hingga selesai.
“Gerimis bukan penghalang bagi kami. Justru dari kegiatan sederhana seperti ini kami melihat masih adanya semangat anak-anak untuk datang membaca dan belajar bersama. Ini menjadi harapan baik bagi perkembangan literasi di Kecamatan Kateman,” ujarnya.
Sementara itu, pendiri Rumah Literasi Ibnu Sina Air Tawar yang juga perwakilan Forum TBM Inhil, Ade Barza, menilai kegiatan literasi di daerah pesisir perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai komunitas dan elemen masyarakat. Ia menyebut kebiasaan membaca harus dibangun sejak dini agar anak-anak memiliki ruang untuk berkembang dan membuka wawasan lebih luas.
“Literasi bukan hanya soal buku, tetapi tentang membangun pola pikir dan kebiasaan belajar. Ketika anak-anak mulai dekat dengan bacaan, di situlah proses membangun masa depan sedang dimulai,” katanya.
Bunda Literasi Kecamatan Kateman, Bunda Isnawati, SE turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap gerakan literasi di Kecamatan Kateman dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari aktivitas positif anak-anak di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun kebiasaan membaca dan mempererat kebersamaan antar komunitas. Kami berharap semangat literasi ini terus hidup dan semakin berkembang,” tuturnya.
Pekan Literasi 2 Tahun 2026 di Air Tawar tidak hanya menjadi kegiatan edukatif biasa, tetapi juga menggambarkan semangat gotong royong komunitas literasi dalam menghadirkan ruang belajar yang dekat dengan masyarakat. Di bawah rintik gerimis, anak-anak tetap membaca, para relawan tetap bergerak, dan harapan tentang generasi yang gemar literasi terus tumbuh di pesisir Kateman.
(Sulaiman)




