Milad ke-18 UNISI, Dari Kampus untuk Kemanusiaan: Berbagi Hangat Bersama Anak Yatim dan Lansia

IMG 20260523 WA0054

Suara Inhil _ Dalam rangka memperingati Milad ke-18 UNISI, semangat kepedulian dan pengabdian diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Dari Kampus untuk Kemanusiaan” dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan Muhammadiyah serta para penghuni Yayasan Pondok Bhakti Lansia. Momentum milad tahun ini tidak sekadar menjadi perayaan bertambahnya usia institusi, melainkan juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat nilai empati, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

IMG 20260523 WA0041
Penyerahan Bantuan/Donasi Kepada pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah

Selain Rektor, mahasiswa, dan panitia Milad ke-18 UNISI, turut hadir mendampingi kegiatan bakti sosial ini unsur pengawas Yayasan Indra Education College (YIEC), Arbaiyah, SH., MH., Wakil Rektor II Marlina, SP., M.Si., serta Wakil Rektor III yang juga Ketua Pelaksana Peringatan Milad ke-18 UNISI, Dr. Fiddian Khairudin. Kehadiran jajaran pimpinan yayasan dan universitas tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap semangat pengabdian sosial yang diusung dalam momentum milad, sekaligus mempertegas bahwa perayaan hari jadi institusi tidak hanya dimaknai melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian terhadap sesama.

IMG 20260523 WA0054
Foto bersama Keluarga besar Universitas Islam Indragiri dan pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah

Suasana hangat terasa sejak rombongan tiba di lokasi kegiatan. Senyum anak-anak panti menyambut kedatangan rombongan dengan penuh antusias, sementara para penghuni Yayasan Pondok Bhakti Lansia menerima kunjungan tersebut dengan rasa haru dan syukur. Dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, rombongan bersama mahasiswa dan civitas akademika tidak hanya menyerahkan bantuan sosial dan santunan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan melalui dialog hangat, silaturahmi, doa bersama, dan perhatian yang menyentuh hati.

IMG 20260522 WA0032
Penyerahan Bantuan/Donasi Kepada pengurus Pondok Bhakti lansia

Bagi UNISI, usia ke-18 menjadi penanda perjalanan menuju kedewasaan institusi. Namun lebih dari itu, milad dimaknai sebagai bentuk rasa syukur yang diterjemahkan melalui tindakan nyata—hadir di tengah mereka yang membutuhkan perhatian, berbagi kebahagiaan, serta menguatkan harapan bagi anak-anak yatim dan para lansia di masa senja kehidupan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan perguruan tinggi tidak hanya bertumpu pada capaian akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan, melainkan juga harus hadir menyentuh denyut kehidupan sosial masyarakat.

IMG 20260523 WA0060

Wakil Rektor III sekaligus Ketua Pelaksana Peringatan Milad ke-18 UNISI, Dr. Fiddian Khairudin, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus untuk menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam perjalanan akademik. Menurutnya, Milad ke-18 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat berbagi, pengabdian, dan kepedulian sosial agar keberadaan kampus semakin dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

IMG 20260523 WA0033

“Milad bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi tentang bagaimana keberadaan institusi dapat memberi arti dan manfaat bagi masyarakat. Berbagi bersama anak yatim dan para lansia merupakan wujud syukur sekaligus pengingat bahwa kemanusiaan harus selalu menjadi bagian dari perjalanan pendidikan,” demikian semangat yang tergambar dalam kegiatan tersebut.

Melalui tema “Dari Kampus untuk Kemanusiaan”, Milad ke-18 UNISI menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi refleksi bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya melahirkan insan unggul secara intelektual, tetapi juga pribadi yang memiliki empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial terhadap sesama. Sebab pada akhirnya, ilmu yang tumbuh di ruang akademik harus bermuara pada manfaat sosial—menghadirkan kehangatan, menebar kasih, dan menjaga nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah masyarakat.

(Idris)

Picture of suarainhil

suarainhil