SuaraInhil.com, Kateman – Di tengah keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Sungai Guntung, suara tegas datang dari Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Dapil IV Fraksi PKB, Edi Gunawan, SE., M.Si, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Asun. Ia meminta PLN segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk mengatasi persoalan kelistrikan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Menurut Asun, gangguan yang dipicu oleh kerusakan mesin pembangkit tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Dampaknya telah merembet ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas perdagangan, usaha kecil, pelayanan publik, hingga kegiatan rumah tangga yang kini sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
“Sungai Guntung terus berkembang. Jumlah pelanggan PLN bertambah setiap tahun, aktivitas ekonomi semakin meningkat, tetapi kapasitas dan kondisi mesin yang ada justru menghadapi berbagai kendala. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Politisi PKB tersebut menilai sudah saatnya PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembangkit yang melayani wilayah Sungai Guntung. Ketergantungan pada mesin yang telah berusia cukup lama dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat gangguan berulang sulit dihindari ketika terjadi kerusakan pada unit pembangkit utama.
Di sisi lain, masyarakat juga merasakan dampak langsung dari kondisi tersebut. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami penurunan produktivitas, sementara aktivitas ekonomi yang biasanya berjalan normal menjadi terganggu akibat pasokan listrik yang tidak menentu.
Asun menegaskan bahwa listrik saat ini bukan hanya kebutuhan dasar, melainkan fondasi utama yang menopang pertumbuhan daerah. Karena itu, menurutnya, penanganan gangguan harus dilakukan dengan langkah yang lebih besar daripada sekadar perbaikan sementara.
“Kalau hanya memperbaiki kerusakan tanpa menambah kapasitas, persoalan ini bisa saja terulang kembali di masa depan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi jangka panjang,” tegasnya.
Ia juga mendesak PLN di tingkat Tembilahan, Rengat hingga Pekanbaru untuk segera menurunkan tim teknis tambahan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan masyarakat tidak terlalu lama merasakan dampak pemadaman.
Lebih jauh, Asun secara khusus menyoroti pentingnya penambahan mesin pembangkit baru di Sungai Guntung. Menurutnya, pertumbuhan pelanggan yang terus meningkat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Penambahan mesin baru bukan lagi sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata. Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang menanggung akibat dari keterbatasan kapasitas pembangkit yang ada saat ini,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran keresahan banyak warga yang berharap persoalan listrik di Sungai Guntung segera menemukan titik terang. Di tengah pesatnya perkembangan wilayah Kateman, masyarakat menginginkan pasokan listrik yang andal agar roda perekonomian, pendidikan, pelayanan, dan aktivitas sosial dapat berjalan tanpa hambatan.
Kini harapan besar tertuju kepada PLN untuk menghadirkan langkah cepat sekaligus solusi permanen, sehingga Sungai Guntung sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di pesisir Indragiri Hilir dapat terus bergerak maju tanpa dibayangi persoalan listrik yang berulang.
(Sulaiman)




