Suarainhil.com, Kateman – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sungai Guntung memperketat pengaturan operasional speedboat menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Kebijakan ini disepakati dalam rapat koordinasi angkutan laut Lebaran yang digelar di Terminal Penumpang Pelabuhan Sungai Guntung, Kamis, 12 Maret 2026.
Rapat dipimpin Kepala KUPP Kelas III Sungai Guntung, Capt. Yovan Siahaan, dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah serta aparat keamanan, antara lain Plt Camat Kateman Akapriadi, Danramil 06 Kateman Kapten Inf Delmy Armansyah, perwakilan Kapolsek Kateman Iptu Abdullah Awang, Kepala Puskesmas Sungai Guntung Syamsiah, serta perwakilan TNI AL, Polairud, Dinas Perhubungan, Karantina Pelabuhan, Imigrasi, Bea Cukai, agen pelayaran, dan operator speedboat.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa mulai 13 Maret 2026 seluruh speedboat fiber diarahkan beroperasi terpusat di Pelabuhan HK Sungai Guntung. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memudahkan pengawasan, pengaturan antrean penumpang, serta penjualan tiket agar lebih tertib selama periode mudik.
Yovan mengatakan penataan tersebut merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan penumpang menjelang Lebaran. “Tujuannya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut,” ujarnya.
Selain itu, menjelang H-5 Lebaran kapal maupun speedboat tidak diperbolehkan mengangkut barang dagangan. Operator diminta memprioritaskan penumpang guna mencegah kelebihan muatan yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Plt Camat Kateman Akapriadi menilai pengawasan angkutan laut selama masa mudik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator kapal, dan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi. Ia mengingatkan pemilik kapal agar tidak menambah jumlah penumpang di luar kapasitas yang telah ditetapkan.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama,” kata Akapriadi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Guntung Syamsiah mengatakan pihaknya akan menyiagakan tenaga medis di kawasan pelabuhan pada pagi hingga sore hari selama masa arus mudik. Pelayanan kesehatan malam hari tetap dilakukan di Puskesmas, dan jumlah tenaga medis akan ditambah jika diperlukan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, instansi terkait berkomitmen memperkuat pengawasan terpadu di kawasan pelabuhan guna memastikan arus mudik Lebaran di Sungai Guntung berjalan tertib, lancar, dan aman bagi masyarakat.
(editor)




