SuaraInhil.com, Kateman – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum. Polsek Kateman, jajaran Polres Indragiri Hilir, juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui program Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Kelabang Sakti, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Sabtu (17/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.35 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kateman, KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., didampingi Ps. Kanit Propam BRIPKA Satria, S.H., serta Banit Reskrim BRIPDA Aditya. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, imam, dan jamaah turut mengikuti kegiatan tersebut.
Subuh Keliling menjadi salah satu sarana bagi kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara langsung di lingkungan warga.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Kateman menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kapolda Riau untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan dalam salat Subuh berjamaah menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan warga.
“Kami salat Subuh berjamaah bersama warga, setelah itu bersilaturahmi dan menyampaikan pesan Kamtibmas. Tujuannya agar Polri semakin dekat dengan masyarakat,” ujar KOMPOL Bachtiar.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk mengambil peran aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau mengaktifkan kembali Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolsek turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme yang berpotensi mengganggu kerukunan serta memecah persatuan masyarakat.
Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata. Partisipasi masyarakat dalam mengenali potensi gangguan dan menyampaikan informasi secara tepat menjadi bagian penting dari pencegahan kejahatan.
“Kami minta masyarakat menjadi mata dan telinga Polri. Kalau ada orang baru yang mencurigakan, ada penyalahgunaan narkoba, atau gangguan Kamtibmas lainnya, segera lapor ke Bhabinkamtibmas atau Call Center 110,” tegasnya.
Setelah penyampaian pesan Kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan dialog santai antara pihak kepolisian dan jamaah, kemudian diakhiri dengan foto bersama. Jamaah Masjid Al-Muhajirin menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap Subuh Keliling dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung, Polsek Kateman berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Kateman dapat berjalan lebih efektif.
(Sulaiman)




