Suarainhil,Kateman – Upaya memberikan perlindungan finansial yang terjangkau bagi masyarakat terus dilakukan melalui layanan asuransi mikro. Kantor Pos Sungai Guntung kini menghadirkan program Asuransi Mikro Perisai Diri Ekstra dari Pos Indonesia melalui layanan PosAssurance yang memungkinkan masyarakat memperoleh perlindungan jiwa dengan premi sangat ringan, mulai dari Rp5.000.
Program ini ditujukan untuk memberikan rasa aman bagi keluarga Indonesia terhadap risiko yang tidak terduga, seperti meninggal dunia akibat sakit maupun kecelakaan. Dengan premi yang setara biaya parkir, masyarakat sudah bisa mendapatkan santunan hingga jutaan rupiah.
Kepala Kantor Pos Sungai Guntung, Doni Supriadi, mengatakan bahwa program asuransi mikro tersebut dirancang agar mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Premi yang dibayarkan berlaku untuk masa perlindungan selama 30 hari dan bisa diperpanjang kembali setiap bulannya. Jadi masyarakat bisa terus melanjutkan perlindungan sesuai kebutuhan,” ujar Doni.
Ia menjelaskan, terdapat dua pilihan premi yang bisa dipilih masyarakat. Untuk premi Rp5.000 per bulan, peserta akan mendapatkan santunan meninggal dunia akibat sakit atau sebab alami sebesar Rp3 juta, serta santunan Rp6 juta apabila meninggal dunia akibat kecelakaan. Sementara bagi peserta yang memilih premi Rp10.000, santunan yang diberikan meningkat menjadi Rp6 juta untuk kematian alami dan Rp12 juta untuk kematian akibat kecelakaan.
Program ini juga dirancang dengan proses pendaftaran yang sederhana. Calon peserta hanya perlu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan registrasi di Kantor Pos. Asuransi ini terbuka bagi masyarakat berusia 17 hingga 79 tahun dengan syarat dalam kondisi sehat saat mendaftar. Perlindungan akan aktif setelah melewati masa tunggu selama tujuh hari.
Menurut Doni, kehadiran asuransi mikro tersebut merupakan bagian dari komitmen layanan Kantor Pos untuk mendekatkan akses perlindungan keuangan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum tersentuh layanan asuransi konvensional.
Secara nasional, pengembangan asuransi mikro juga didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai upaya meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah agar tetap memiliki perlindungan dasar terhadap risiko kehidupan.
“Harapannya masyarakat tidak lagi menganggap asuransi sebagai sesuatu yang mahal atau rumit. Dengan biaya sangat terjangkau, keluarga sudah memiliki perlindungan dasar jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Melalui program ini, masyarakat di Sungai Guntung dan sekitarnya diharapkan semakin sadar akan pentingnya proteksi finansial bagi keluarga. Kantor Pos setempat juga mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan tersebut dengan mendatangi kantor pos terdekat guna melakukan pendaftaran.
Di tengah berbagai ketidakpastian hidup, langkah kecil seperti memiliki perlindungan asuransi sederhana dinilai dapat menjadi bentuk kepedulian nyata untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga.(Sulaiman)




