Suarainhil.com, Kateman – Persoalan terputusnya pasokan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Kateman akhirnya menemui titik terang setelah dilakukan langkah taktis oleh otoritas setempat. Pada Selasa (21/04/2026), digelar rapat koordinasi penting di Kelurahan Tagaraja yang dihadiri langsung oleh Camat Kateman Akapriadi SH, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar SH MH, Kanit Intelkam Polsek Kateman Iptu Abdullah Awang SH, Perwakilan Danramil 06 Kateman Koptu Al Alim, Lurah Tagaraja Hendri Jhon SH, Korwil Dishub M Ali, serta pihak KUPPP Kelas III Sungai Guntung dan seluruh agen BBM di wilayah tersebut.
Kekosongan stok yang sempat terjadi beberapa hari terakhir dipastikan murni karena adanya kendala teknis dalam proses pengiriman. Hal ini menjadi perhatian serius Forkopimcam mengingat APMS dan SPBU di Kecamatan Kateman memiliki tanggung jawab besar sebagai pemasok utama kebutuhan energi bagi lima wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Kateman, Mandah, Pelangiran, Pulau Burung, hingga Teluk Belengkong.
Camat Kateman, Akapriadi SH, menegaskan bahwa saat ini jalur distribusi sudah kembali pulih dan meminta masyarakat tidak perlu merasa khawatir lagi. Berdasarkan hasil pengecekan data di lapangan, saat ini tersedia stok sebanyak 350 ton Pertalite dan 80 ton Bio Solar. Jumlah tersebut dipastikan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan aktivitas masyarakat hingga sepuluh hari ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar SH MH juga menyampaikan imbauan agar warga tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Mengingat distribusi sudah kembali normal, diharapkan stabilitas ekonomi dan transportasi warga di wilayah perairan ini bisa segera pulih sepenuhnya tanpa adanya hambatan di titik-titik pengisian.

Tanggapan tegas juga keluar dari pihak Forkopimcam terkait potensi kecurangan pasca-kekosongan stok. Para pelaku usaha diingatkan dengan keras untuk tidak melakukan penimbunan atau sengaja menaikkan harga jual di atas ketentuan yang berlaku. Pemerintah tidak akan mentoleransi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi di tengah situasi pemulihan ini.
Sebagai komitmen nyata, Forkopimcam juga melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU dan APMS untuk memastikan ketersediaan stok fisik dan kelancaran pelayanan. Pengawasan secara maraton akan terus dilakukan di setiap titik distribusi guna menjamin tidak ada celah bagi praktik kecurangan yang dapat merugikan masyarakat luas.
Warga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah dengan melaporkan jika menemukan adanya praktik penimbunan atau harga yang tidak wajar di lapangan. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat ini diharapkan mampu menjaga kelancaran pasokan energi demi kepentingan hajat hidup orang banyak di Kecamatan Kateman dan sekitarnya.
#Sulaiman




