KUPP Sungai Guntung Perkuat Edukasi Keselamatan, Waspadai Ancaman Kebakaran Kapal di Perairan

IMG 20260813 WA0006

SuaraInhil.com, Kateman – Keselamatan pelayaran kembali menjadi perhatian utama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sungai Guntung. Di tengah meningkatnya aktivitas transportasi laut, seluruh pelaku usaha pelayaran diingatkan untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran kapal yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat kelalaian maupun kurangnya penerapan standar keselamatan.

Melalui himbauan keselamatan pelayaran yang disampaikan kepada pemilik kapal, operator, agen pelayaran, nakhoda dan anak buah kapal (ABK), KUPP menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menghindari terjadinya musibah di laut.

Kepala KUPP Kelas III Sungai Guntung, Capt. Yovan Siahaan, S.Si.T., M.Mar., mengatakan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh pihak tanpa terkecuali. Menurutnya, berbagai kejadian kebakaran kapal yang terjadi di sejumlah daerah menjadi pelajaran penting agar seluruh unsur pelayaran lebih disiplin dalam menjalankan prosedur keselamatan.

Salah satu sumber kebakaran yang paling sering ditemukan berasal dari ruang mesin kapal. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, kondisi kabel, selang bahan bakar, sistem pendingin mesin serta kebersihan ruang mesin harus dilakukan secara berkala sebelum kapal beroperasi.

Selain itu, pengelolaan bahan bakar minyak dan penggunaan gas di atas kapal juga perlu mendapat perhatian khusus. Aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api, termasuk merokok saat pengisian bahan bakar, harus dihindari karena dapat memicu kebakaran bahkan ledakan yang membahayakan penumpang maupun awak kapal.

KUPP Sungai Guntung juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh peralatan keselamatan dalam kondisi siap digunakan. Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pompa kebakaran, alarm pendeteksi asap, pelampung keselamatan hingga jalur evakuasi wajib tersedia dan berfungsi dengan baik sebagai langkah antisipasi ketika terjadi keadaan darurat.

Tak hanya itu, awak kapal diimbau untuk rutin melakukan ronda api selama pelayaran, memahami prosedur tanggap darurat serta mengikuti latihan penanggulangan kebakaran secara berkala. Kesiapan sumber daya manusia dinilai menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan apabila terjadi insiden di tengah laut.

Apabila kebakaran terjadi, penumpang dan awak kapal diminta tetap tenang, segera melaporkan kejadian kepada petugas kapal, berkumpul di titik aman yang telah ditentukan serta mengikuti instruksi nakhoda dan kru keselamatan untuk menghindari kepanikan yang dapat memperburuk situasi.

Dengan tingginya mobilitas transportasi laut di wilayah Sungai Guntung dan sekitarnya, KUPP berharap kesadaran terhadap keselamatan pelayaran terus meningkat. Upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini diyakini mampu mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan pelayaran yang aman, nyaman serta selamat bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut.

Keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui kedisiplinan, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, ancaman kebakaran kapal dapat diminimalkan sehingga aktivitas pelayaran tetap berjalan lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman.

(Sulaiman)

Tags

Picture of suarainhil

suarainhil