Pulang untuk Mengabdi, HIMARIAU Kepri Tanam Harapan bagi Masa Depan Riau

IMG 20260811 WA0030

Bertepatan dengan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, HIMARIAU Mangrove Action 2026 menghadirkan edukasi lingkungan, penanaman 200 bibit mangrove, bakti sosial, serta peresmian Lapak Baca SILAM bagi anak-anak pesisir di Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir.

 

SuaraInhil.com,Kateman — Bagi sebagian mahasiswa, pulang ke kampung halaman mungkin sekadar melepas rindu. Namun bagi mahasiswa Riau yang sedang menempuh pendidikan di Kepulauan Riau, kepulangan kali ini dimaknai sebagai ruang untuk mengembalikan ilmu dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui HIMARIAU Mangrove Action 2026, yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Aula Bukhori Institut Agama Islam (IAI) Ar-Risalah Indragiri Hilir, Riau.

Kegiatan yang digagas Himpunan Mahasiswa Riau (HIMARIAU) Kepulauan Riau berkolaborasi dengan Mahasiswa Pecinta Alam Ar-Risalah (MAPARSA) tersebut menjadi momentum pengabdian mahasiswa Riau pesisir kepada masyarakat Kecamatan Kateman.

Tidak hanya mengangkat isu pelestarian lingkungan, HIMARIAU Mangrove Action 2026 juga membawa misi pendidikan dan sosial. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi lingkungan kepada pelajar se-Kecamatan Kateman, penanaman 200 bibit mangrove, penyaluran paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sekitar lokasi kegiatan, serta peresmian Lapak Baca SILAM sebagai ruang literasi bagi anak-anak Riau pesisir.

Kegiatan ini menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Bagi HIMARIAU, peringatan hari jadi bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi daerah.

Ketua Pelaksana HIMARIAU Mangrove Action 2026, Awalludin Rahmadi, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HESy) Semester 2 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk membawa ilmu yang diperoleh di bangku pendidikan kembali kepada masyarakat.

“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya kelompok yang belajar untuk mendapatkan gelar, tetapi juga memiliki tanggung jawab intelektual dan sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Apa yang kami pelajari harus mampu kembali menjadi manfaat bagi daerah dan masyarakat.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kateman Akapriadi, S.H., Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H., sejumlah tokoh masyarakat, civitas akademika IAI Ar- Risalah Indragiri Hilir, serta mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung di Kecamatan Kateman.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat pesisir tidak dapat dilakukan oleh satu kelompok saja. Dibutuhkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, akademisi, organisasi kepemudaan, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.

Bagi HIMARIAU, 200 bibit mangrove yang ditanam bukan sekadar angka. Bantuan sosial yang disalurkan bukan sekadar paket sembako. Begitu pula Lapak Baca SILAM bukan sekadar ruang membaca. Ketiganya merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, memiliki akses terhadap pengetahuan, dan saling menguatkan secara sosial.
Lebih jauh, kegiatan ini membawa pesan bahwa mahasiswa Riau di perantauan tetap memiliki ikatan kuat dengan tanah kelahirannya.
Mereka pergi untuk belajar, tetapi tidak lupa untuk pulang. Mereka pulang bukan hanya membawa cerita, melainkan membawa ilmu, kepedulian, dan pengabdian.

Melalui HIMARIAU Mangrove Action 2026, semangat tersebut diterjemahkan dalam sebuah gerakan sederhana namun bermakna: menanam pohon untuk menjaga pesisir, membangun literasi untuk membuka cakrawala generasi, dan berbagi untuk menguatkan masyarakat.

Karena Riau tidak hanya membutuhkan generasi yang berpendidikan, tetapi juga generasi yang bersedia kembali, peduli, dan mengambil bagian dalam membangun tanah kelahirannya.

Pesisir yang kuat lahir dari masyarakat yang berdaya. Dan masa depan Riau yang kuat lahir dari generasi mudanya. (Sulaiman)

Picture of suarainhil

suarainhil